بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْنَةٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ
عَنْهُ يَوْمَ ساَبِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى رواه أبو داود
Setiap anak kecil digadaikan dengan aqiqahnya, Oleh
karenanya aqiqah dilakukan di hari ketujuh dari lahir, dicukur dan di beri
nama. (HR. Abu Daud)
Apakah anda sayang sama anak? tentu Iya..., sebetulnya apabila anda punya anak dan anda belum meng-aqiqah-nya maka status anak itu masih tergadaikan kepada Allah SWT, anda belum bisa mengakuinya secara penuh bahwa anak itu ialah milik saudara sepenuhnya, sekalipun darah daging anda.
Ketika sudah dinyatakan sebagai milik penuh kepada sang anak, maka semua kebaikan dari sang anak, mulai dari belajar agama Islam, belajar ibadah, dan semua amal kebaikan yang dilakukan sang anak ialah milik orang tua (yang meng-aqiqahkan) yang pada akhirnya anak akan memberikan syafa'at (pertolongan kelak di akhirat) kepada kedua orang tuanya.. Tertarik nggak?
Aqiqah pada hari ketujuh ialah skala prioritas karena pada hari ketujuh pula memberi nama kepada sang anak. Apabila hari ketujuh belum mungkin aqiqah, maka kapan saja boleh bahkan kalo dulu orang tua anda mungkin belum sempat aqiqahin anda, maka saudara boleh meng-aqiqah sendiri sekarang, tapi ggak disertakan harus memberi nama.., soalnya sekarang anda sudah punya nama kan?.. siapa namanya ayooo?
...perhatikanlah ibadah aqiqah... mau aqiqah di lakukan sendiri itu bagus.. namun apabila karena sibuk dan nggak sempat.. mau nitip pada kami boleh hehehehe... Hubungi HP. 083893539208
Tidak ada komentar:
Posting Komentar